Adnan Fauzi vs Shesar Hiren Rhustavio. (Foto: Randy Wirayudha)
PEKANBARU – Tim beregu putri Jawa Tengah (Jateng), menetapkan langkahnya ke final, siang tadi (13/9/2012), setelah mengandaskan tim DKI Jakarta, dengan skor memuaskan, 3-0. Tapi di final, putri-putri Jatim harus bersua kontingen Jawa Barat, sebelum bisa mengklaim emas.
Di semifinal tadi, tim beregu Jateng yang kebanyakan dihuni jebolan-jebolan PB Djarum, seakan tak menemui kendala berarti. Tunggal pertama, Marie Febe Kusumastuti, sempat bersusah payah menghentikan Bellatrix Manuputty dengan tiga set, 21-16 16-21 dan 21-16.
Sementara di ganda putri, Debby Susanto/Melati Daeva Octaviani, menang mudah dengan dua set atas ganda DKI, Nitya Krishinda Maheswari/Dian Fitriani. Di partai terakhir, Anna Rovita menentukan kemenangan tim Jatim dengan melumpuhkan Ganis Rahmandani dengan mutlak, 21-9 dan 21-9.
Sementara tim Jawa Barat (Jabar), menghentikan langkah tim putri Jawa Timur (Jatim), dengan skor yang sama, 3-0. Tapi dari tiga partai yang dimainkan Jabar, tak ada satupun yang dihelat lebih dari satu jam, alias menang mudah.
Untuk final besok, pelatih Jateng, Fung Permadi, tentunya mewaspadai kekuatan Jabar di sektor ganda putri dan tunggal kedua. Jabar memiliki duet Suci Rizky Andini/Tiara Rosalia dan pebulutangkis nasional, Linda Weni Fanetri di tunggal kedua.
“Buat pertandingan besok, tentunya mereka punya kekuatan di ganda dan tunggal kedua mereka. Di sektor itu yang sepertinya akan berjalan ketat besok,” papar Fung, yang ditemui Okezone seusai laga.
“Yang pasti, anak-anak harus lebih dipersiapkan lagi dari fisik sampai mental. Semangat mereka juga harus ditingkatkan, semangat untuk mengalahkan lawan dengan reputasi apapun. Tapi soal peluang, saya rasa kita punya peluang besar untuk emas ya,” tandas pelatih yang juga veteran bulutangkis Indonesia itu.
(hmr)

Artikel .png)






